Ruang Maaf Tanpa Batas
October 13, 2016
Add Comment
Rasa tidak percaya sebelum adanya pembuktian-pembuktian dari
setiap apa yang sudah diucapkan,
akan berpengaruh pada proses perjalanan dari
setiap tugas yang diemban. Sedih, kecewa bahkan marah akan dengan sangat
otomatis datang dengan sendirinya. Mungkin itu yang dirasakan kang Marwit yang
sudah menjalani proses dari setiap tugas yang dibawanya di muka bumi ini.
Menyendiri dalam keramaian sudah hal yang sangat mudah bagi
kang Marwit, namun untuk menutupi kesedihannya akan sangat sulit untuk saat
ini, karena alam semesta akan mengetahui apa yang sedang dialami kang Marwit,
muncul pertanyaan apakah kang Marwit sakt? Hehehe tentu tidak, kedekatan yang
dibangun kang Marwit dengan alam semesta menyebabkan terjadinya keikut sertaan
alam semesta dalam setiap permasalahan kang Marwit, termasuk saat dia sedang
sedih maka alam semesta akan bertindak walaupun kadang tanpa seijin kang
Marwit.
Apa yang didapat kang Marwit ini ternyata tak
semata-mata membuat kang Marwit besar kepala, karena dia sadar dari apa yang
dirasakannya maka akan ada dampak yang berpengaruh pada alam semesta. Kang Marwit
harus benar-benar berhati-hati akan setiap apa yang dia rasakan, karena sedikit
saja ada yang melukai hati dan perasaannya maka bukan hanya kang Marwit yang
murka. oleh karena itu kang Marwit harus bersiap diri memberikan ruang maaf
tanpa batas akan setiap masalah yang dihadapinya
0 Response to "Ruang Maaf Tanpa Batas"
Post a Comment