SUPER HERO WURUNG
January 16, 2018
Add Comment
Sudah lama tidak berjumpa dengan kang Marwit akhir-akhir
ini, bukan karena saktinya kumat, tapi karena sok sibuknya saya yang tidak
pernah nge reken kehadiran kang Marwit. Sekali-sekali boleh lah aku cuekin
walaupun dianya agak kesal.
Pertama kali yang selalu menarik untuk saya tanyakan adalah
tentang kesaktian kang Marwit yang sepertinya selalu meningkat layaknya suku
bunga di bank…. Hahahaha pasti orangnya kesal kalu baca ini.
“sudah tambah
sakti kang?” Tanya ku pada kang Marwit
“dasar kid jaman Now “ jawabnya ketus dan agak kesal juga
saat mendengar kid jaman nownya. Tapi bukan kang Marwit kalau tidak bisa bikin
saya kesal sekaligus membuat penasaran akan setiap perjalanannya.
“aku serius kang, masa tambah sakti gak di pamerin” Tanya ku
sambil setengah ngenyek hahahaha
“kalau sudah sakti jadi super hero aja kang, biar bias menumpas
kejahatan “ tambah ku lagi tanpa perdulikan muka kang Marwit yang selalu sok
serius.
Tanpa diduga ekspresi kang Marwit berubah lebih kalem,
sambil menarik nafas diapun dengan santai mulai ngoceh “ apa harus selalu
menjadi super hero kalau sudah sakti? Kok gak jadi penjahat sekalian yang
paling sakti dan tidak pernah dikalahkan olek super hero?”. Aku masih diam menunggu
apa yang ingin diteruskan oleh tandatanya yang nantinya jyga bakalan dia jawab
sendiri.
“kalau jadi super hero hanya untuk menumpas kejahatan
berarti super hero itu juga harus menumpas Tuhan sebagai pencipta kejahatan itu
sendiri”. Lanjutnya dengan nada datar yang membuat ku bingung.
“lho bukannya Tuhan memihak yang baik to kang?” Tanya ku
serius.
“Ora usah acting serius gitu…. Bukannya kamu sudah mulai
gila spertiku?” ucap kang Marwit sambil tertawa lepas .
“ ya bukannya selalu begitu yang disampaikan bahwa Tuhan
selalu berpihak pada kebaikan” ucap ku pada kang Marwit.
“kalau memang Tuhan memihak pada kebaikan, ngapai dia
ciptakan kejahatan?? Ini bukan masalah Tuhan memihak siapa, tapi lebih pada
siapa yang benar-benar menjalankan tugas kehidupannya menjadi orang yang
melakukan kebaikan atau sebaliknya dan semua itu harus didasari cinta tulus
kepada Tuhannya.” Jawab kang Marwit dengan santainya.
“lha masa ada yang melakukan kejahatan mengatas namakan
tuhan “ Tanya ku pada kang Marwit
“ kalau sekedar mengatasnamakan sih banyak, tapi untuk yang
benar-benar melakukan atas dasari cinta pada Tuhannya…. Itu yang masih bisa dapat dihitung dengan jari. Tuhan
memerintahkan berbuat baik agar manusia mudah melakukan tugas hidupnya
melakukan kebaikan atas dasar cnita pada Tuhannya”
“akan sulit melakukan kejahatan dengan dasar atas cinta pada
Tuhannya jika dia tidak benar-benar konek pada Tuhannya, jangankan melakukan
kejahatan, melakukan kebaikan tanpa dasar cinta pada Tuhannya itu juga menjadi
sia-sia”. Ucap kang Marwit serius
“lantas kalau seoperti itu bagaimana cara menjalani tugas
kehidupan ini kang?” tanyaku.
“Pahami Tugas hidup masing-masing dengan cara konek pada
Tuhannya, jadi manusia seutuhnya yang selalu konek pada Tuhannya secara lahir
batin. Cari itu di dalam dirimu sendiri, temui aku di frekuensi yang berbeda
jika nanti sudah bisa kau temukan dirimu dan jangan lupa tolong bayarin kopi ku
ya “ tutup obrolan dengan tawa khasnya.
Dalam keadaan masih bingung aku grundel dalam hati “ wah gak
jadi deh cita-cita jadi super hero”
“KAPOK MU KAPAN!!!!!!” teriak kang Marwit dari kejauhan yang
perlahan menghilang.
0 Response to "SUPER HERO WURUNG"
Post a Comment