-->

SUPER HERO WURUNG

   Sudah lama tidak berjumpa dengan kang Marwit akhir-akhir ini, bukan karena saktinya kumat, tapi karena sok sibuknya saya yang tidak pernah nge reken kehadiran kang Marwit. Sekali-sekali boleh lah aku cuekin walaupun dianya agak kesal.

   Pertama kali yang selalu menarik untuk saya tanyakan adalah tentang kesaktian kang Marwit yang sepertinya selalu meningkat layaknya suku bunga di bank…. Hahahaha pasti orangnya kesal kalu baca ini.
 “sudah tambah sakti kang?” Tanya ku pada kang Marwit

“dasar kid jaman Now “ jawabnya ketus dan agak kesal juga saat mendengar kid jaman nownya. Tapi bukan kang Marwit kalau tidak bisa bikin saya kesal sekaligus membuat penasaran akan setiap perjalanannya.

“aku serius kang, masa tambah sakti gak di pamerin” Tanya ku sambil setengah ngenyek hahahaha

“kalau sudah sakti jadi super hero aja kang, biar bias menumpas kejahatan “ tambah ku lagi tanpa perdulikan muka kang Marwit yang selalu sok serius.

Tanpa diduga ekspresi kang Marwit berubah lebih kalem, sambil menarik nafas diapun dengan santai mulai ngoceh “ apa harus selalu menjadi super hero kalau sudah sakti? Kok gak jadi penjahat sekalian yang paling sakti dan tidak pernah dikalahkan olek super hero?”. Aku masih diam menunggu apa yang ingin diteruskan oleh tandatanya yang nantinya jyga bakalan dia jawab sendiri.

“kalau jadi super hero hanya untuk menumpas kejahatan berarti super hero itu juga harus menumpas Tuhan sebagai pencipta kejahatan itu sendiri”. Lanjutnya dengan nada datar yang membuat ku bingung.

“lho bukannya Tuhan memihak yang baik to kang?” Tanya ku serius.

“Ora usah acting serius gitu…. Bukannya kamu sudah mulai gila spertiku?” ucap kang Marwit sambil tertawa lepas .

“ ya bukannya selalu begitu yang disampaikan bahwa Tuhan selalu berpihak pada kebaikan” ucap ku pada kang Marwit.

“kalau memang Tuhan memihak pada kebaikan, ngapai dia ciptakan kejahatan?? Ini bukan masalah Tuhan memihak siapa, tapi lebih pada siapa yang benar-benar menjalankan tugas kehidupannya menjadi orang yang melakukan kebaikan atau sebaliknya dan semua itu harus didasari cinta tulus kepada Tuhannya.” Jawab kang Marwit dengan santainya.

“lha masa ada yang melakukan kejahatan mengatas namakan tuhan “ Tanya ku pada kang Marwit

“ kalau sekedar mengatasnamakan sih banyak, tapi untuk yang benar-benar melakukan atas dasari cinta pada Tuhannya…. Itu yang masih bisa  dapat dihitung dengan jari. Tuhan memerintahkan berbuat baik agar manusia mudah melakukan tugas hidupnya melakukan kebaikan atas dasar cnita pada Tuhannya”
“akan sulit melakukan kejahatan dengan dasar atas cinta pada Tuhannya jika dia tidak benar-benar konek pada Tuhannya, jangankan melakukan kejahatan, melakukan kebaikan tanpa dasar cinta pada Tuhannya itu juga menjadi sia-sia”. Ucap kang Marwit serius

“lantas kalau seoperti itu bagaimana cara menjalani tugas kehidupan ini kang?” tanyaku.

“Pahami Tugas hidup masing-masing dengan cara konek pada Tuhannya, jadi manusia seutuhnya yang selalu konek pada Tuhannya secara lahir batin. Cari itu di dalam dirimu sendiri, temui aku di frekuensi yang berbeda jika nanti sudah bisa kau temukan dirimu dan jangan lupa tolong bayarin kopi ku ya “ tutup obrolan dengan tawa khasnya.

Dalam keadaan masih bingung aku grundel dalam hati “ wah gak jadi deh cita-cita jadi super hero”

“KAPOK MU KAPAN!!!!!!” teriak kang Marwit dari kejauhan yang perlahan menghilang.

0 Response to "SUPER HERO WURUNG"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel