Cinta Versi Kang Marwit
June 09, 2016
Add Comment
Kang marwit itu orangnya tidak pernah kelihatan sedih,
meskipun kadang sempat seperti melamun namun hanya sekejap mata sudah
cengengesan sperti orang gila.
Pernah satu waktu ada temannya yang bertanya apakah kang
marwit pernah sedih dalam hidupnya ya minimal pernah patah hati akibat cinta.
Kang marwit tak spertia biasa menjawabnya tak seperti saat
dia menghina tuhan sampai akhirnya tak bisa menutupi cinta nya pada tuhannya..
“aku pernah mencintai seorang gadis, dulu namun tak
terlampau lama dalah hitungan tuhan. Seorang gadis yang secara tak langsung
menyasarkan aku pada jalan dimana banyak jalan menuju tuhan yang tak pernah ku
pahami ujungnya”.
“ bukan cinta awal ataupun akhir karena tak pernah ku awali
atau akhiri, sampai suatu saat cinta itu menjelma perpisahan yang sesungguhnya
tidak benar-benar terpisah”.
“jika aku hanya mengagumi jasad maka cintaku akan banyak
terbentur oleh semu hal yang dianggap tidak mungkin, maka aku memilih
mencintai dengan cara yang berbeda”.
Kang marwit terlihat berbeda saat menceritakan sedikit kisah
asmaranya yang kalau dilihat kayak dibuat-buat seperti di film.
Belum selesai bercertia sampai habis menurut versi kami yang
diwarung, kang marwit pamit.
Sontak sahabatnya bertanya “ lho kok sudah mau pergi kang? Ceritanya
kan belum selesai”
“selesaikan saja menurut kalian bikin happy ending ataupun
sebaliknya. Aku hanya ingin menjalani cintaku dengan caraku yang tak mungkin
kalian pahami”.
Kang marwit pun berlalu tanpa menghabiskan kopi seperti
biasanya.
0 Response to "Cinta Versi Kang Marwit"
Post a Comment