Jagad kecil dan Jagad Besar
June 21, 2016
Add Comment
Kang Marwit merasa Tuhan sedang bercanda dengan dirinya,
bagaimana tidak, di warung Khayangan ada beberapa teman yang memberikan
informasi tentang kebangkitan nusantara berikut manusianya,
bahkan dalam
beberapa terakhir ini ada yang menginformasikan bawha dirinya adalah keturunan
dari ronggolawe. Kang Marwit jadi galau dan sesekali geer akan diperjalankan
menjadi apa kali ini kang Marwit oleh tuhan.
Kegeeran kang Marwit cukup beralasan karena tidak mungkin
Tuhan iseng mempertemukan dengan orang-orang tersebut namun kemudian kang
Marwit membuang perasaan geernya jauh-jauh, mana mungkin dia bisa ikut andil
dalam kebangkitan nusantara yang jelas-jelas dia tidak memiliki kekuatan
ataupun kesaktian yang dimiliki oleh para leluhurnya.
Bukan kang Marwit namanya jika tidak mendapatkan apa-apa
dari obrolannya bersama orang-orang yang menurutnya merupakan pilihan Tuhan
karena memiliki kelebihan dari dirinya. Kang Marwit rupanya diam0diam masih
ingin mengemis kesaktian dari Tuhan agar dia bisa ikut andil dalam kebangkitan
nusantara yang telah dijanjikan.
Malam itu kang Marwit banyak mendapatkan informasi tentang
bagaimana dan apa yang harus dilakukan untuk mendekatkan diri pada Tuhan,
karena bukan orang sakti namanya kalau tidak bisa nyawiji dengan Tuhan.
Seorang teman memberitahukan sedikit rahasia pada kang
Marwit dengan bentuk pertanyaan “Wit di dalam keyakinan para leluhur itu ada
dua jagad yaitu jagad kecil dan jagad yang besar, kamu tau nggak?” tanya teman
kang Marwit.
“yang aku tau cuam satu mas jagad besar itu ya alam semesta
beserta isinya mas” jawab kang Marwit penuh keyakinan bahwa jawabanyya itu
benar.
“jawabanmu itu tidak salah jika rujukannya pada dimensi
bentuknya Wit, namun yang kamu harus pahami adalah, jagad besar itu ya hati mu
itu, sedangkan jagad kecil itu adalah alam semsta beserta isinya”jawab temannya
sambil tersenyum.
“jadi apa yang saya yakini ini salah mas?” tanya kang Marwit
penasaran.
“ya nggak ada yang salah Wit, karena selama ini kita lebih
fokus pada apa yang ada di luar diri kita sedangkan apa yang ada pada dalam
diri kita tidak pernah tersentuh bahkan hanya untuk menyapapun tidak”. Jawab teman
kang Marwit.
“mulailah mengenal sejatinya dirimu karena disaat kamu sudah
bisa mengenali jagad besarmu, maka yang kecil itu akan sangat mudah kau
dapatkan’ imbuh teman kang Marwit.
Kang marwit hanya bisa mengiyakan dengan perasaan yang makin
penasaran akan apa yang direncanakan Tuhan pada dirinya.
0 Response to "Jagad kecil dan Jagad Besar"
Post a Comment