-->

Jagad kecil dan Jagad Besar



Kang Marwit merasa Tuhan sedang bercanda dengan dirinya, bagaimana tidak, di warung Khayangan ada beberapa teman yang memberikan informasi tentang kebangkitan nusantara berikut manusianya,
bahkan dalam beberapa terakhir ini ada yang menginformasikan bawha dirinya adalah keturunan dari ronggolawe. Kang Marwit jadi galau dan sesekali geer akan diperjalankan menjadi apa kali ini kang Marwit oleh tuhan.
Kegeeran kang Marwit cukup beralasan karena tidak mungkin Tuhan iseng mempertemukan dengan orang-orang tersebut namun kemudian kang Marwit membuang perasaan geernya jauh-jauh, mana mungkin dia bisa ikut andil dalam kebangkitan nusantara yang jelas-jelas dia tidak memiliki kekuatan ataupun kesaktian yang dimiliki oleh para leluhurnya.
Bukan kang Marwit namanya jika tidak mendapatkan apa-apa dari obrolannya bersama orang-orang yang menurutnya merupakan pilihan Tuhan karena memiliki kelebihan dari dirinya. Kang Marwit rupanya diam0diam masih ingin mengemis kesaktian dari Tuhan agar dia bisa ikut andil dalam kebangkitan nusantara yang telah dijanjikan.
Malam itu kang Marwit banyak mendapatkan informasi tentang bagaimana dan apa yang harus dilakukan untuk mendekatkan diri pada Tuhan, karena bukan orang sakti namanya kalau tidak bisa nyawiji dengan Tuhan.
Seorang teman memberitahukan sedikit rahasia pada kang Marwit dengan bentuk pertanyaan “Wit di dalam keyakinan para leluhur itu ada dua jagad yaitu jagad kecil dan jagad yang besar, kamu tau nggak?” tanya teman kang Marwit.
“yang aku tau cuam satu mas jagad besar itu ya alam semesta beserta isinya mas” jawab kang Marwit penuh keyakinan bahwa jawabanyya itu benar.
“jawabanmu itu tidak salah jika rujukannya pada dimensi bentuknya Wit, namun yang kamu harus pahami adalah, jagad besar itu ya hati mu itu, sedangkan jagad kecil itu adalah alam semsta beserta isinya”jawab temannya sambil tersenyum.
“jadi apa yang saya yakini ini salah mas?” tanya kang Marwit penasaran.
“ya nggak ada yang salah Wit, karena selama ini kita lebih fokus pada apa yang ada di luar diri kita sedangkan apa yang ada pada dalam diri kita tidak pernah tersentuh bahkan hanya untuk menyapapun tidak”. Jawab teman kang Marwit.
“mulailah mengenal sejatinya dirimu karena disaat kamu sudah bisa mengenali jagad besarmu, maka yang kecil itu akan sangat mudah kau dapatkan’ imbuh teman kang Marwit.
Kang marwit hanya bisa mengiyakan dengan perasaan yang makin penasaran akan apa yang direncanakan Tuhan pada dirinya.

0 Response to "Jagad kecil dan Jagad Besar"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel